Software Komputer
adalah kumpulan intruksi atau statement yang di susun secara logis dan
berbentuk kode yang hanya dapat di mengerti oleh komputer. Software Komputer
ini berangsur-angsur mengalami peningkatan atau perubahan dari tahun ke tahun
dalam perkembangannya. Berdasarkan perkembangannya, Sejarah Perkembangan
Software Komputer dibagi dalam beberapa era yaitu Era Pioneer, Stabil, Mikro,
dan Modern. Berikut adalah Sejarah Perkembangan Software Komputer :
Sabtu, 27 Oktober 2012
Minggu, 07 Oktober 2012
Pulau jeju in korea
Pulau jeju (Jeju-do) adalah pulau terbesar
di Korea dan
terletak di sebelah selatan Semenanjung Korea.
Pulau Jeju adalah satu-satunya provinsi berotonomi khusus Korea Selatan.
Terletak di Selat Korea, sebelah
barat daya Provinsi Jeolla Selatan, yang
dahulunya merupakan satu provinsi sebelum terbagi pada tahun 1946. Ibukota Jeju
adalah Kota Jeju (Jeju-si).
Topografi Pulau Jeju terbentuk
sekitar 2 juta tahun lalu oleh aktivitas vulkanis. Di tengah-tengah pulau muncul Hallasan
(Gunung Halla), gunung tertinggi di seluruh Korea (1.950 m). Pulau ini bercuaca
hangat sepanjang tahun dan pada musim dingin jarang turun salju, sehingga
tanaman-tanaman yang tumbuh di daerah subtropis bisa bertahan hidup.
Pulau Jeju dijuluki Samdado, "Pulau yang
Berlimpah dengan Tiga Hal" yaitu, bebatuan, wanita dan angin]. Karena memiliki
keindahan alamdan kebudayaan yang unik, Pulau Jeju adalah salah satu objek wisata
paling terkenal di Korea. Dalam catatan sejarah, Jeju disebut dalam berbagai
nama, mulai dari Doi, Dongyeongju, Juho, Tammora, Seomna, Tangna atau Tamra.
Kota pelabuhan terdekat Jeju dengan
daratan utama Korea adalah Mokpo, propinsi Jeolla Selatan. Panjang garis
pantai 253 km, luas keseluruhan 1.825 km². Suhu di Jeju dapat bervariasi, mulai
dari tropis sampai subtriopis. Suhu rata-rata per tahunnya adalah 14,6° C dan
4,7° di musim dingin.
Keanekaragaman flora yang
tumbuh di Jeju sangat berbeda dengan yang ada di Semenanjung Korea. Karena
iklimnya yang baik, pulau ini ditumbuhi lebih dari 1.700 jenis tanaman,
sehingga Jeju dijuluki sebagai "Pulau Botani" karena kekayaan
floranya.
Selama berabad-abad, penduduk Pulau
Jeju dijuluki sebagai yukgoyeok ("enam jenis pekerja keras") yang merujuk
kepada warga yang mengerjakan berbagai pekerjaan sulit dan berat untuk hidup, seperti mencari abalon dan kerang dengan
cara menyelam ke dasar laut, membangun pelabuhan, beternak, membuat
kapal dan bertani. Seringkali mereka diperas demi membayar upeti kepada
penguasa di ibukota. Bencana alam seperti kekeringan dan angin topan juga
sering mengakibatkan gagal panen dan kelaparan yang memakan banyak korban jiwa.
Peristiwa paling kelam dalam sejarah
rakyat Jeju adalah insiden berdarah pada periode pembentukan Republik
Korea pada tahun 1948 sampai
periode Perang Korea (1950-1953)
dimana banyak warganya dibantai karena dianggap sebagai sarang pemberontak atau
pengikutkomunis. Karena
mengalami kehidupan yang keras oleh tekanan penguasa, warga Jeju dikenal
sebagai orang-orang yang tabah dan mampu bertahan dalam situasi yang sulit.
Rakyat Jeju menyatakan tentang kehidupan mereka dengan ungkapan:
“
|
Kebahagiaan
itu kecil seperti butir pasir, sementara kesedihan itu sebesar batu karang
|
”
|
Langganan:
Postingan (Atom)
